PENYERAHAN SK KENAIKAN GAJI BERKALA

Sekretaris Daerah, dr. Buntaran Suprianto M. Kes Kabupaten Lumajang sedang menyerahkan secara symbolis SK Kenaikan Gaji Berkala Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Lumajang, bertempat di Halaman Kantor Pemkab. Lumajang. Rabu (26/3)

PERESMIAN PAUD SMART KIDS PADA SAMBANG DESA DI TEMPURSARI

Ketua Forum PAUD Kab. Lumajang, Ibu Supadmi Sjahrazad Masdar sedang menghadiri acara Peresmian PAUD Smart Kids Pada Sambang Desa di Kecamatan Tempursari. Jum’at (28/3)

PELAYANAN KESEHATAN HEWAN DAN INSEMINASI BUATAN GRATIS KEC. KUNIR

Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA turut serta tim dokter hewan dalam pemberian inseminasi buatan kepada hewan ternak di wilayah Kecamatan Kunir. Kamis (3/4)

PERESMIAN RUANG ICU, ICCU, DAN LABORATORIUM SENTRAL RSU dr. HARYOTO

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, DR. H. Sjahrazad Masdar, MA dan Drs. As’at M.Ag sedan memberikan sambutan saat Peresmian Ruang ICU, ICCU dan Laboratorium Sentral RSU dr. Haryoto Kabupaten Lumajang. Kamis (3/4)

WAKIL BUPATI LUMAJANG MENANAM POHON

Wakil Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag sedang melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi yang bertajuk “Ini Pohonku” di Desa Argosari Kec Senduro Kab. Lumajang. Minggu (27/4)

Sabtu, 30 November 2013

Pertemuan KIM Se-Kab. Lumajang Di Pendopo Kec. Kunir

Bernyayi Bersama
Pertemuan KIM dimulai jam 09.00 wib, diawali bernyayi bersama dengan lagu dari Cakra Khan dengan judul “Harus Terpisah”. Peserta sangat bersemangat bernyayi, salah satu KIM dari Kec. Tekung bersedia untuk menyumbangkan suaranya. Sesi selanjutnya sambutan oleh Bapak Sujono selaku Camat Kunir, beliau sangat mendukung dengan adanya KIM KUNIR MAS yang sangat berperan penting dalam publikasi potensi di Kec. Kunir. Peserta yang hadir yaitu 92 orang dari 210 peserta undangan KIM Se-Kab. Lumajang
Sambutan Camat Kunir

Sambutan Bapak Sujono, SH (Camat Kunir)

Keceriaan Bersama dalam Kegiatan KIM

Kemudian P. Edi selaku ketua Humas Kab. Lumajang memberikan sambutan yang ke-2. Beliau menyampaikan bahwasanya KIM KUNIR MAS sangant antusias untuk menginformasikan potensi yang ada di Kec. Kunir. Kim Kunir sudah mempunyai prodak sendiri yaitu kripik pisang. Di Kec. Kunir telah ditemukan sebuah artefak, kemudian KIM KUNIR MAS mempunyai inisiatif untuk membuat kaos yang dipakai oleh rekan-rekan KIM Kec. Kunir. Kaos yang dibuat oleh KIM KUNIR MAS sangat Inovatif dan menarik.
Kaos KIM KUNIR MAS yang menarik

Materi pertama disampaikan oleh Bpk. Nurhayati dari Dinas Kab. Lumajang, Beliau menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan hubungan antara teknologi dengan kehutanan. Teknologi yang diciptakan oleh manusia untuk mempermudah manusia. Tetapi dengan kemajuan zaman, manusia cenderung tergantung kepada teknologi tersebut.  Ketika manusia menginfensi alam terbuka, yang dulunya tertutup. Di kota-kota besar tanah sudah dilapisi oleh semen, aspal, dll sehingga volume air di dalam tanah berkurang. Bapak/Ibu yang kemarin sudah dihimbau untuk membawa biji-bijian, dengan tujuan untuk meninimkan laju hydrogasi air tanah. 


Suasana Pertemuan KIM

Materi dari Dinas Pertanian
Materi yang kedua disampaikan oleh Bapak Sujono dari Dinas Pertanian. Beliau menyapaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kebutuhan makan manusia yang berasal dari lahan pertanian. Daya dukung lahan pada saat ini semakin berat, dikarenakan jumlah manusia semakin meningkat sehingga kebutuhan makanan semakin meningkat. Masyarakat pada saat ini dihimbau untuk meningkatkan hasil produksi pertanian dengan cara meningkatkan mutu atau kwalitas produksi, atau memperluas lahan pertanian sehingga dapat memenuhi kebutuhan makanan untuk masyarakat di perdesaan dan terutama di  wilayah perkotaan yang jumlah penduduknya sangat padat.


Peragaan untuk motivasi KIM
Acara selanjutnya diisi oleh Bapak Joni dari Humas Kab. Lumajang. Beliau menyampaikan tentang motivasi untuk menjalin kekompakan KIM di masing-masing kecamatan Se-Kab. Lumajang. Kemudian Bu Yuli dari HUMAS Kab Lumajang memberikan KUIS yang bertemakan dengan HARJALU KE-758 berupa 3 pertanyaan, untuk hadiahnya berupa pulsa yang langsung dikirim ke nomer peserta yang mampu menjawab pertanyaan tersebut. 




HUMAS memberikan kuis kepada peserta

Di sela-sela acara, KIM KUNIR MAS mempromosikan produk kunir, yaitu Kripik Pisang dengan kulitnya, Buah Naga dari kebun pondok buah desa kabuaran, Batik Khas Kunir, Kue Kering SIROCIK, Kripik Tales, Kripik Ketela Ungu dan Kaos dengan gambar artefak (benda purbakala dari desa kedungmoro). Diakhir acara, KIM KUNIR MAS foto bersama dengan HUMAS Kab. Lumajang dengan background KIM Kunir. KIM dari kecamatan lain berkunjung ke desa Kedungmoro untuk melihat lokasi penemuan Candi Betari Durga peninggalan Arya Wiraraja Kerajaan Lamajang.

Pembagian transport peserta

Stand Pameran Produk KIM KUNIR MAS

Kripik Pisang dengan kulinya, laris manis...

Batik Khas Kec. Kunir



By : Ali/Siti

Jumat, 29 November 2013

Persiapan Pertemuan Rutin KIM di Kec. Kunir

Persiapan Jumat 29 Nop 2013

Penataan Kripik Pisang Kulit

Penataan LCD Proyektor dari TIM HUMAS Kab. Lumajang

Stand KIM KUNIR MAS

Penawaran Produk kepada peserta pertemuan KIM di Kec. Kunir




Rabu, 27 November 2013

Sosialisasi HIV/AIDS Tingkat Kecamatan

Lumajang (Rabu, 27/11). Acara dimulai jam 09.30, dibuka oleh Bapak Sujono selaku Camat Kunir. Panitia Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kunir, nara sumber Bapak Sucipto Staf Pemberdayaan dan Bapak Yoni Dinas kesehatan Bagian Penyakit Manular. Peserta yang hadir dari unsur Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, UPT Pendidikan dan Kader Posyandu. Jumlah Peserta yang hadir sejumlah 35 orang.




Pengertian HIV/AIDS:
A = Acquired
I = Immono
D = Deficiency
S = Syndrome
Dari jumlah yang terkena HIV/AIDS:
Jawa Timur mendudiki peringkat Ke-2 Se-Indonesia. Kab. Lumajang menduduki peringkat Ke-20 Se-Jawa Timur. Berikut Data Penderita HIV/AIDS di Kab. Lumajang mulai tahun 2005-2013:
Tahun
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
Penderita
7
6
11
14
37
21
25
57
50

Data Penderita HIV/AIDS di Kab. Lumajang berdasarkan usia:

HIV/AIDS pada dasarnya sama dengan SIV yang ditemukan pada moyet. Bagaimana HIV/AIDS berpindah dari monyet ke manusia???
ð  Jawabannya adalah manusia membunuh monyet dan mengkonsumsi dagingnya


Bagaimana HIV/AIDS mendunia???
ð  Perjalanan internasional pramugara Kanada
ð  Industry darah pada tahun 1960, donor darah menjadi tren karena pendonor akan dibayar dengan uang
ð  Penggunaan narkoba dengan jarum suntik


Dari 300 orang WTS di Kab. Lumajang yang diperiksa oleh Dinas Kesehatan, 100 orang positif terkena HIV/AIDS. Kebanyakan yang terkena penyakit HIV/AIDS yaitu siswa SMP. 

Minggu, 24 November 2013

MENOLEH SEJENAK PADA NASIB PERAJIN PANDE BESI

Pembakaran Besi
Lumajang (Senin, 25/11). Kalau kita berbicara tentang kecamatan kunir maka kita tidak lepas dari “PANDE BESI” (Pande Besi) ini adalah istilah bagi perajin yang mengelolah/ membuat peralatan yang lazim di pakai mayoritas warga Indonesia umunya dalam bidang pertanian misalnya, Cangkul, Pisau, Parang, Sabit dll.
                Pandai besi (perajin  pande besi) di kecamatan kunir ada sejati ratusan tahun yang lalu dan jumlahnya cukup banyak di tandai dengan nama perajin pande besi yang sangat legendaries dan tidak asing lagi pada seseorang yang mempunyai  mpu sanibin dari terkenalnya sang punya nama tersebut beliau lekat sekali dengan hasil karya emasnya sehingga tak heran bila kalangan pwngumpul benda-benda jaman dulumemasukkan pisau sanibinbsebagai koleksi yang paling antic dan banyak di cari orang.


Besi panas yang siap dipukul


                Disini kami tidak akan mengulas siapa mpu sanibin yang cukup legendaries tersebut namun mpu sanibin ini adalah  bukti bahwa kecamatan kunir di akui ataupun tidak lelah membuktikan adalah sebagai kecamatan yang mempunyai perajin pande besi yang sangat berkualitas yang patut menjadi kebanggaan kita sebagai warga Kunir khususnya warga Lumajang pada umunya. Kebanggaan apa yang selama ini ada pada kita merasa senang bila ada orang menyebut nama “Mpu Sanibin”? karena beliau sebagai lambang kwalitas karya perajin Pande Besi Kecamatan Kunir, marilah kita mulai berbenah bukti apa yang akan kita berikan pada warga kita yang mulai tidak tersentuh oleh para bapak-bapak yang bertanggung jawab pada kelanjutan usaha mereka di masa yang akan dating dengan makin sulitnya persaingan di segala bidang tidak terkecuali bidang industri dll.

Finishing Sabit
                Kami sebagian bagian dari warga kecamatan Kunir hari ini telah memulai memperhatikan nasib mereka, namun kami menyadani tulisan ini tidak akan berarti apa-apa untuk merubah masa depan para mpu-mpu generasi Sanibin tapi setidaknya kami berharap penerusnya bias bahu membahu dengan kami untuk memulai memikirkan langkah-langkah strategis untuk merubah nasib mereka agar sama dengan perajin-perajin yang lain di kota pisang ini.



By : Ali/Adi

Jumat, 08 November 2013

Ditemukan “BOKOR” Alat Dapur Purbakala

Lumajang (Jumat, 8/11). Pemilik tanah bernama P.sumito dusun Sidomulyo RT 05 RW 06 Desa Karanglo Kecamatan Kunir, telah menemukan alat dapur yang diduga berumur ratusan tahun. Sebelum di temukan barang barang tersebut, kamis malam P.Sumito bermimpi bertemu dengan seorang nenek tua. Beliau disuruh oleh nenek tersebut untuk menggali tanah dibelakang rumahnya. Dalam mimpinya penggalian harus di laksanakan Hari jum’at  jam 08.30 s/d jam 12.00 Wib.






Jika penggalian tidak selesai di jam itu, maka barang itu akan hilang. Sekitar jam 09.00 wib P.Sumito mulai menggali dengan cangkul di belakang rumah. Setelah menggali tanah kedalaman 3 meter, linggisnya mengenai benda – benda logam. Ditemukanlah 13 buah yang di duga alat-alat dapur zaman dulu. Penggalian tidak dilanjutkan lagi karena ketika linggisnya tertancap ke salah satu temuan. Terdengar suara aneh dari dalam tanah, suara tersebut terdengar seperti suara orang mendengkur sampai P.Sumito ketakutan dan tidak melanjutkan penggalian tersebut.




Temuan tersebut masih disimpan dirumah pemilik P.Sumito. Sekitar pukul 14.00 wib, dari KAPOLSEK KUNIR datang untuk melihat dan mencari informasi tentang penemuan tersebut. Barang temuan tersebut akhirnya dibawa ke KAPOLSEK Kec. Kunir untuk pemeriksaan lebih lanjut.